Friday, 22 April 2016

Kepadatan di test bukan dengan CBR



Density (Kepadatan)

Berikutnya adalah kepadatan, yaitu jumlah massa suatu material tertentu terhadap volume nya. Apa bedanya dengan berat jenis? Sebenarnya sama saja, tapi kepadatan lebih untuk material material curah bukan material solid. Material curah itu seperti tanah, pasir, batu, beras, kacang ijo, kolang kaling sedangkan material solid itu seperti beton, baja, kayu alumunium dan lainnya. Kepadatan suatu material curah akan bervariasi tergantung berapa jumlah volume udaranya yang ada dalam suatu material.

Pekerjaan apa yang harus di test kepadatannya? Sepengetahuan penulis, semua material timbunan yang di atasnya akan dipakai untuk suatu fungsi tertentu harus di test kepadatannya. Misalnya? Timbunan tanah/embankment untuk leveling permukaan jalan, timbunan untuk abutment jembatan, timbunan yang di atasnya akan ada bangunan, timbunan untuk dinding bendungan, ada lagi yang lain?

Pengujian kepadatan itu bukan dengan CBR!

Pengujian kepadatan bukan baiak CBR!

Salah besar kalau menguji kepadatan pakai CBR!

Pengujian kepadatan tanah lapangan adalah dengan sand cone.
 
Alat Uji Sand Cone
Lalu apa parameternya tanah itu di anggap padat atau tidak padat? Jadi pengujian tanah harus dilakukan di laboratorium terlebih dahulu untuk mendapatkan standard kepadatan maksimum material tersebut dengan penentuan kadar air yang optimum atau sering disebut standard proctor. 

Penjelasan sederhana nya sih, bikin beberapa sampel tanah yang di tambahi air dengan kadar bervariasi terus nanti di padatkan pakai semacam beban tertentu yang dijatuhkan dari tinggi tertentu. Setelah dipadatkan nanti masing masing di timbang beratnya dan di cari kadar airnya, terus bisa didapat berat volume kering nya. Dari beberapa sampel tersebut terus dibuat kurva hasil standard proctor lalu dari kurva bisa dilihat berapa kadar air optimum dan berapa kepadatan maksimumnya.

jadi keberterimaan kepadatan tanah di lapangan itu biasanya apabila kepadatan tanah di lapangan itu mencapai 90-100 % dari kepadatan tanah di laboratorium. Mungkin gak sih kepadatan tanahnya 107% ? Mungkin saja, karena bila di lapangan dipadatkan menggunakan alat pemadat dengan beban yang lebih berat, maka hasilnya tentu tanah akan menjadi lebih padat. Atau kalau di lapangan ternyata lubang yang di gali ada batu nya.. hahaha

apa yang terjadi kalau tanah itu tidak padat? Gagal kepadatan berbeda dengan gagal CBR, karena material timbunan itu sifatnya akan memadat dengan sendirinya dan akan terus memadat sepanjang waktu, maka kegagalan yang terjadi sebagai berikut :

Kalau pemadatan untuk rumah tidak merata di semua area

Bila tanah tidak dipadatkan dengan baik


Amblas

Permukaan jalan akan turun


Misalnya di tengah jalan ada pekerjaan tapi timbunannya tidak padat?

Lantai di atas tanah yang tidak padat tentu amblas






3 comments:

  1. Uji sondir Bob atau uji SPT buat bangunan yg ada panjang atau bor pilenya. Setauku sih itu... cma aku lupa korelasinya apa sama sand cone, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo cpt atau spt itu buat daya dukung tanah.. ya emang semuanya berkorelasi tapi tiap beda tanah, variabelnya beda semua, rumusnya juga mungkin beda..

      Delete
  2. Kami CV RUNDAWA TEKNIK - Bandung memposisikan diri sebagai produsen, suplier dan distributor untuk peralatan LAB SIPIL SIPIL (Testing Equipment For : SOIL, CONCRETE, AGGREGATE, APHALT, CEMENT, MINING & General MACHINE,jual sondir 2.5 ton | sondir 5 ton | sondir 10 ton manual / hydraulic , jual hammer test , jual press beton , jasa sondir , jual sand cone test , slump test , cbr laboratorium , field cbr test , vane shear test , triaxial , cylinder mold , cube mold , 3 gang , sieve shaker , spt test , unconfined test , coredrilling machine, cakupan Nasional untuk target pasar Regular, kontak support 1x24 jam/hari dalam pelayanan sehingga dapat membantu dan menjawab kebutuhan anda, dengan cara melalui email fendinykz@yahoo.co.id - info@labtekniksipil.com , Mobile Phone: 082221111131, Tlp/Fax : 02282001060

    ReplyDelete